Candi Mendut
Candi Mendut merupakan candi kedua terbesar di daerah Kedu setelah Borobudur. Candi ini terletak di desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Magelang, berjarak sekitar 38 km ke arah barat laut kota Yogyakarta dan 3 km dari Candi Borobudur. Candi Mendut merupakan pintu masuk ke tiga serangkai candi ini, terletak di pertemuan dua sungai penting yaitu Sungai Progo dan Sungai Elo. Berlawanan dengan candi-candi lain yang umumnya menghadap ke timur, jalan masuk Candi Mendut menghadap ke arah barat. Mungkin berhubungan dengan harapan pembangun candi agar menerima wahyu sebagaimana sang Buddha di arah barat di Taman Rusa di Benares.
Candi Mendut merupakan tiga rangkaian Candi Buddha yang secara histori serta simbolis-nya terkait satu dengan yang lain. Ketiga rangkaian tersebut yaitu Candi Mendut, Candi Pawon dan juga Candi Borobudur. Candi Mendut dan Candi lainnya dibangun pada waktu yang hampir bersamaan, pada masa pemerintahan Smaratungga-Pramoddhawardani (824-842 M). Keterkaitan antara ketiga Candi semakin terlihat jelas ya Guys! ketika diadakannya upacara Waisak. Tahu Waisak? Nggak mungkin nggak tahu. Apalagi kalian yang berumat Budhha. jika di telusuri sih, upacara Waisak di kawasan Borobudur selalu diawali di Candi Mendut dulu kan setelah itu kemudian Pawon lalu puncaknya ya di Candi Borobudur itu, Guys! Saat upacara akan dinyalakan hio lalu mereka yang beribadah berdoa di depan tiga Arca Budhha yang terdapat di dalam Candi. Untuk sekedar mengingat aja nih, ketiga Arca Buddha ini memiliki sikap tangan berbeda-beda yang memiliki pesan tertentu seperti pesan untuk takut (Wara Mudra), ada juga sih, Guys! Yang melambangkan Sang Buddha yang sedang menyampaikan ajarannya dan menunjukan Sang Buddha yang sedang memutar roda dharma.
Referensi :
https://www.google.com/amp/tempatwisataindonesia.id/amp/candi-mendut/
https://betulcerita.blogspot.com/2016/08/sejarah-candi-mendut-magelang.html?m=1

Komentar
Posting Komentar